Neosokratisme, Filsafat Cinta - Gabriel Marcel
Kembali lagi dengan 5W 1H teori Filsafat wkwkwk
Kali ini kita bahas Neosokratisme, alias Filsafat Cinta
Apasih aliran filsafat Neosokratisme itu?
Siapa pencetusnya?
Kenapa dicetuskan?
Kapan dicetuskan?
Dimana dicetuskannya?
Bagaimana? Coba jelasin!
TENTANG CINTA
TENTANG TUHAN
1. Apasih aliran filsafat Neosokratisme itu?
Merupakan aliran filsafat setingkat eksistensialisme, namun Gabriel Marcel tidak ingin alirannya disebut eksistensialisme, ia lebih memilih nama Neosokratisme yang diberikan oleh muridnya, ia menganggap eksistensialisme adalah nama yang mengerikan.
Menurut Marcel Eksistensi adalah hidup yang begitu saja, tidak direfleksikan, eksistensi adalah aliran yang egois, ketika Marcel bertemu orang lain akan ada makna yang jelas akan hidup yang sebenarnya.
perbedaan Teori Neosokratime dan Eksistensialisme :
Neosokratisme : Aku dan orang lain
Eksistensialisme : Hanya aku dan diriku sendiri
2. Siapa pencetusnya?
Gabriel Marcel
3. Kenapa dicetuskan?
Marcel, saat masih muda menganut paham idealisme dan rasionalisme, namun ia tidak puas akan hal tersebut, kemudian Marcel mencetuskan pendapatnya sendiri, menganggap filsafat berangkat dari manusia apa adanya, eksistensialisme berasal dari kekaguman, perasaan heran akan realita kehidupan, termasuk kagum akan diri sendiri. Manusia, makhluk yang terhubung dengan semesta (Kosmos) dengan kekaguman itu menimbulkan adanya kerendahan hati.
4. Kapan dicetuskan?
Tahun 1889-1973
5. Dimana dicetuskannya?
Prancis
6. Bagaimana? Coba jelasin!
Tahapan Marcel berfilsafat :
1. admiration (kekaguman)
2. réflexion (refleksi)
3. exploration (eksplorasi)
Filsafat menurut Marcel berasal dari kekaguman, perasaan heran akan realita kehidupan, termasuk kagum akan diri sendiri. Dengan kagum saja kita tidak bisa berfilsafat, harus ada refleksi dan eksplorasi.
Refleksi pertama dilakukan secara rasional dan berdasarkan ilmu pengetahuan,
refleksi kedua adalah dengan merenungkannya, merenungkan kehadiran akan objek(manusia). Fase selanjutnya adalah ;
Ekplorasi, fase ini adalah fase mempercayai, mempercayai bahwa objek itu ada dan mengambil bagian dari semesta. Manusia adalah bagian dari semesta, Aku adalah bagian dari semesta.
"Fase admiration (kekaguman) sejajar dengan cara pengenalan sentio (saya merasa). Fase
réflexion (refleksi) sejajar dengan cara pengenalan cogito (saya berpikir). Dan, fase
exploration (eksplorasi) sejajar dengan cara pengenalan credo (saya percaya). Sementara itu,
pada taraf ontologis, tiga fase tersebut sejajar dengan tiga tahap: exister (bereksistensi), avoir
(mempunyai/having), dan être (Ada/Being)"
Kekaguman : Saya merasa
Refleksi : saya berpikir
Explorasi : Saya percaya
TENTANG CINTA
TENTANG TUHAN
anjr otak w mentok :(
anjr otak w mentok :(
Comments
Post a Comment