Gimana Kalo Pemerintah Bikin Sekolah Kedinasan untuk Calon Guru?

Hi there!

Source : google.com


Ini adalah konten opini sekaligus ajang menuang ilmu kesotoyan 😌😌

Btw, pernah terlintas gasih di pikiran sahabat gimana caranya meningkatkan mutu pendidikan di Indonesia yang belum merata ini?
Sebenernya aku udah lama sih terlintas,
Gimana kalo pemerintah tuh bikin sekolah kedinasan khusus calon guru gitu.
Seperti halnya STAN, IPDN dan sekolah kedinasan lain.
.
Cara bikin guru tuh masa depannya cerah gak terombang-ambing.
Cara bikin jurusan pendidikan tuh jadi jurusan yang elit, lalu diminatin sama pemilik prestasi yang banyak, para pemilik nilai yang tinggi.
Cara bikin pendidikan di Indonesia tuh, merata!
Aku kira perlu deh sekolah kedinasan bagi calon guru.
Soalnya nih, Sekolah Kedinasan terkenal dengan masa depan yang terjamin.
Kalo guru masa depannya terjamin, bakal banyak yg pengen jadi guru.
.
Calon mahasiswa beberapa waktu terakhir berlomba-lomba daftar sekolah kedinasan, sedangkan yang daftar di universitas dan ngambil fakultas pendidikan dikit banget, ada, tapi banyak yang jadiin pilihan cadangan.
KENAPA?
Karena tidak adanya kejelasan masa depan para guru!
.
Padahalnih, aku yakin banget!
Banyak banget bibit-bibit unggul yang berhati baik yang ingin menjadi guru dan memberikan ilmunya kepada generasi berikutnya!
Tapi, kenyataannya lain!
Kalo mau jadi guru, harus mikir dua kali, kalo mau jadi guru, berarti sama saja mengombang-ambingkan masa depan. Gaji kecil, namun tugas banyak dan siswa bandel. Kecuali guru di sekolah swasta yang elit, ataupun guru pns dengan golongan tinggi. Kalo fresh graduate sih, boro-boro gaji gede, mending jadi satpam bank deh.

Kalo ada sekolah kedinasan bagi calon guru, berarti :
1. Guru gaji gede
2. Harus pinter
3. Mau ditempatin di mana aja
.
Mari kita bahas
1. Guru gaji gede, pns.
Hmmmm. Sahabat tau lah ya, kalo lulusan sekolah kedinasan itu gajinya ya lumayan gede lah... walaupun gak gede-gede amat. Tapi, cukup buat makan sama nabung bahkan investasi. Plus PNS pula, oleh karena itu masa depan jadi terjamin.
2. Harus pinter
Sahabat tau kan kalo masuk sekolah kedinasan itu banyak tesnya? Mulai dari akademik, fisik dan psikologis.
3. Mau ditempatin di mana aja!
Seperti halnya sekolah kedinasan pada umumnya, lulusan sekolah kedinasan yg ini juga, nih! Harus mau ditempatin di daerah mana aja, besar kemungkinan mau kok, karena (kembali ke poin pertama). Nah karna lulusan udah disebar dan ditempatin di daerah dari sabang sampai merauke, harapannya pendidikan jadi KECE! ahh gakebanyang kalo orang Papua sana banyak yg menang lomba olimpiade, ngebayanginnya aja bikin terharu, sahabat.
Udah gaji gede, PNS, pinter, mengabdi untuk pendidikan daerah, banyak pahala. Bahagia dunia akhirat.

Tambahan nih gaes, 
Mungkin banyak yang berpendapat dari segi anggaran negara ini terbebankan dan berpendapat kebanyakan orang yang cerdas cenderung tidak bisa mengajar.
Well, gimana kalo aja nih,
Gimana kalo salah satu sekolah kedinasan saat ini dialihfungsikan menjadi sekolah kedinasan calon guru, aku gabilang oke mereka gak penting, mereka sangat penting, atau mungkin nanti lulusan sekolah kedinasan bisa komen di post ini ya... Mereka penting, tapi lebih krusial guru gitu, aku bukan jurusan pendidikan, tapi aku perduli terhadap nasib guru yang underpaid.
Kembali ke sekolah kedinasan yang saat ini ada, pengalihfungsian sekolah kedinasan tersebut supaya menekan anggaran. Lanjut mengenai pendapat orang yang cerdas belum tentu dapat mengajar, pendapat ini diutarakan oleh salah satu temanku.
Pendapat ini benar sekali, aku sendiri pernah merasakannya.
Okay, let's discuss!
Penggolongan kecerdasan ada banyak versi.
Salah satunya adalah versi kecerdasan Interpersonal dan Intrapersonal, kecerdasan Interpersonal adalah bagaimana ia mengatur dan menempatkan diri serta berkomunikasi dengan orang lain, menurutku, kecerdasan interpersonal yang tinggi cenderung dimiliki oleh pemilik EQ yang tinggi. Sedangkan kecerdasan intrapersonal adalah bagaimana logikanya berjalan dan cara ia mengatulaisasi diri, menurutku kecerdasan intrapersonal yang tinggi cenderung dimiliki oleh pemilik IQ yang tinggi pula.
Hmm, jadi bagaimana kalau sekolah kedinasan calon guru ini dijaring mereka yang mempunyai kecerdasan intrapersonal yang lebih tinggi, atau setara dengan kecerdasan intrapersonalnya, bisa saja dengan melalukan tes psikologi untuk syarat kelulusan masuk sekolah tinggi kedinasan.

Hei! Jika ada opini yang kamu tidak setujui, silahkan komen dan aku akan sangat mengapresiasi!

Have a nice day! Stay safe dengan #dirumahaja. Jangan lupa cuci tangan dan pakai masker jika bepergian ya!

Comments

Popular posts from this blog

GIATT

FENOMENA SOCIAL CLIMBING DAN KAITANNYA TERHADAP TEORI BOURDIEU

Random Topic dan Review Buku "The Alpha Girl's Guide"